Monday, May 28, 2012

Gerombolan pemuda tanggung

No matter how much of a "Die Hard Fans" you are!! No one deserve to be Killed!!








Gerombolan pemuda tanggung, berteriak Viking anj*ng, Viking anj*ng….kepada penonton di GBK, spontan orang tersebut lari, tapi tetap tertangkap dan menjadi bulan-bulanan supporter yg berkaos orange lainya, beruntung aparat kepolisian sigap dan melindungi orng tersebut.
Terlepas dia Viking atau tidak, itu fenomena yang miris dan menyedihkan, bagaimana tidak… kemungkinan besar dia adalah supporter netral seperti saya, yang suka sama sepak bola dan ingin menonton sepak bola dari dekat/langsung ke stadion, setidaknya ada dua kejadian serupa didepan mata saya, dana beberapa lainya di sector yang berbeda.

Sore itu, Minggu 27 Mei 2012 saya berangkat dari bogor dengan beberapa teman saya, sebenarnya saya hanya ingin menonton EPL master yang di selenggarakan di Istora Senayan. Karena di EPL master tersebut ada beberapa mantan pemain Manchester United yang bermain, saya mendapat tiket undangan dari keluarga besar Indonesia Manchester United, kebetulan saya juga bergabung dalam keluarga pecinta Manchester United tersebut.
Seharusnya saya tidak menonton Big Match antara Persija dan Persib tersebut dan saya meminta maaf kepada keluarga IndoManUtd, karena mencuri-curi waktu untuk menonton pertandingan antara Persija dan Persib tersebut. Dan kebetulan jeda pertandingan tersebut sangat pas, EPL master dimulai pukul 18.00 WIB sedangkan Persija vs Persib pukul 16:00 WIB(klo gak salah… molor dikitlah hehehe), saya sudah sampai di Istora pukul tiga sore, langsung bertemu dengan keluarga IndoManUtd lainya, karena musti mengambil tiket…hehehe. (maaf ya teman-teman, karena mencuri-curi waktu).

Terakhir kali saya menonton sepak bola lokal secara langsung di stadion adalah di tahun 2005, saat itu final liga Indonesia antara Persija melawan Persipura, dan pertandingan tersebut dimenangkan Persipura, dengan seketika beberapa detik pertandingan berakhir, segerombalan pemuda tanggung langsung mengamuk, kaca di stadion pecah, bangku di tribun atas berterbangan, supporter dengan berkaos orange rusuh dengan Polisi, juga dengan supporter Persipura. Apa yang terjadi dengan saya? Ketakutan? Jelas, kala itu saya hanya berdua dengan teman saya yang notabene pecinta sepak bola juga, seketika kaos saya yang kebetulan berwarna merah langsung saya copot, saya masukan ke dalam tas ransel saya, dan saya mendekat kepada beberapa Polisi yang berada di bawah tribun, terjebak karena dari atas kursi dan benda-benda lainya menukik dan meluncur tajam kea rah kami.
Dari sejak itu saya sedikit trauma apabila menonton sepak bola liga Indonesia, (Liga lho yaaa, klo Timnas maen, saya biasanya nonton…meskipun kalah terus :p)

Entah setan apa yang menggiring kami menonton laga kemaren, sepertinya yang bersemangat adalah kang @ichzadnan (beserta istri dan putrinya) yang notabene dia adalah Pecinta Persib, Juga @tigireds  adalah the Jak sejati, sementara saya,  kang @a53pt kang @Bargouty dan @bennanto adalah pecinta dan penikmat sepak bola. Saya yakin temen saya juga sedikit ketakutan kalau-kalu diteriakin Viking lalu di keroyok sama pemuda tanggung yang tidak layak di sebut dengan Supporter, saya yakin The Jak mania juga sangat mengutuk kejadian tersebut, yang menjadi penyelamat adalah Syal Persija yang dibeli @bennanto sebagai oleh-oleh kepada anaknya, karena ternyata anaknya @bennanto pecinta Persija… Bloody Football.
Kali ini saya berterimakasih kepada aparat Polisi yang dengan resiko terkena bogem nyasar dari gerombolan pemuda tolol, Pak Polisi tersebut beberapa kali menyelamatkan beberapa orang yang terkena provokasi yang hampir mati dikeroyok gerombolan pemuda tolol. Thanks cop!! :p

Pertandingan sendiri berjalan dengan tempo yang sangat lambat, beberapa keputusan wasit yang sedikit kontroversi menurut saya, tapi laga ini patut disebut “Big Match”(untuk ukuran Indonesia lho yaaa… :p). apakah tidak ada sangsi atas insiden kemaren? Seharusnya adakan yah? Bohong kalau official pertandingan tersebut tidak melihat kejadiannya….!!! Yaah sudahlah… bisa melebar kemana-mana dan gak akan habis ngebahas PSSI.

Beberapa jam kemudian, beberapa media mengabarkan, setidaknya ada tiga korban meninggal dalam kerusuhan setelah laga tersebut….. ironis!!
saya mengutuk sama “segerombolan pemuda tanggung” yang mengatasnamakan the Jak mania…!!





No comments:

Post a Comment