Monday, December 21, 2015

Menunggu Van Gaal berteriak...Eureka!!

     Pernahkah melihat para filsuf bermain sepak bola?, permaianan sepak bola antara filsuf Jerman melawan filsuf Yunani. Pertandingan tersebut di pimpin oleh wasit asal Tiongkok, yaitu Confucius dengan menjinjing jam pasir, sedangkan Thomas Aquinas dan St. Augustine sebagai hakim garis. 

Tim Jerman : Gottfried Leibniz (Penjaga Gawang), Immanuel Kant, Georg "Nobby" Hegel (kapten), Arthur Schopenhauer, Friedrich Schelling, Franz Beckenbauer, Karl Jaspers, Karl Schlegel, Ludwig Wittgenstein, Friedrich Nietzsche, Martin Heidegger dan Karl Marx (pemain pengganti). 
Tim Yunani : Plato (Penjaga Gawang), Epictetus, Aristotle, Chopper Sophocles, Empedocles of Acragas, Plotinus, Epicurus, Heraklitus, Democritus, Socrates (Kapten) dan Archimedes.

Tentu saja kita tidak asing dengan susunan pemain diatas, pertandingan babak pertama diawali dengan tiupan pluit Confucius, sudah bisa kita prediksi pertandingan para filsuf ini sangat membosankan, mereka hanya berkutat dengan pemikiranya masing-masing. Bahkan seorang Beckenbauer pun tak bisa berbuat banyak…tapi tunggu, ada yang janggal disini, Beckenbauer kenapa masuk kedalam sekuat filsuf Jerman?. Dan sampai dengan turun minum sekor masih kosong-kosong.


Babak kedua dimulai, Friedrich Nietzsche terkena kartu kuning karena mengumpat wasit, "Confucius has no free will ujarnya, kemudian Confucius menjawab, "Name go in book". Dipinggir lapangan Marx tampak melakukan pemanasan dengan membawa buku Das Kapital bersampul merah, tidak lama kemudian Marx masuk kelapangan menggantikan Ludwig Wittgenstein. Pertandingan menyisakkan waktu kurang lebih satu menit, namun tiba-tiba Archimedes berteriak "Eureka!", dan tendangan pertama terhadap bola pun terjadi, ia mengumpan ke Socrates, kemudian dikembalikan umpan tersebut ke Archimedes, kemudian umpan terobosan kepada Heraklitus, sedikit umpan sentuhan dari Heraklitus kepada Archimedes, lalu didalam kotak pinalti Jerman, Archimedes mengumpan kepada Socrates, dengan sundulan Socrates menceploskan bola ke gawang Gottfried Leibniz….maka terjadilah gol.


Seketika Confucius yang memimpin jalannya pertandingan mendapatkan protes dari para pemain Jerman, 
Friedrich Hegel berdebat dan mengatakan bahwa, realitas hanyalah sebuah a priori yang bersifat tambahan pada etika non-naturalis. Immanuel Kant, melalui kewajiban moral yang tidak bersyarat (categorical imperative), menyatakan ontoligikal nyata hanya ada di dalam imajinasi, dan Marx mengklaim bahwa gol tersebut tidak sah, atau offside!!. Confucius tetap pada keputusannya, bahwa itu adalah sebuah gol yang sah, Karl Marx tampak marah dan membanting buku Das Kapitalnya. 

Begitulah kiranya jika para filsuf bermain sepak bola, mereka bersepekulasi dengan pikiran-pikirannya, dan serangkaian spekulasi berbuah pikiran yang bisa diandalkan, kemudian kesemua itu akan menjadi titik awal dari penjelajahan pengetahuan. Pengetahuan sendiri dimulai dengan rasa ingin tahu, kemudian dari ragu-ragu munculah kepastian, dan filsafat dimulai dengan keduanya. Tentu saja itu adalah sebuah parodi, pertandingan yang dilakukan oleh para pelawak asal inggris yang tergabung dalam Monty Python, kita cukup terbahak saja melihatnya.



************


Lalu bagaimana dengan filosofi Van Gaal?, ada yang aneh dengan kedatangan menir dari negeri kincir angin ini, keanehan bagi publik Manchester dan khususnya bagi penggemar setan merah. Setelah pelatih tua Manchester United (Man United) pensiun dengan meninggalkan sederet prestasi, Sir Alex Ferguson digantikan pelatih yang juga berasal dari negri kelahirannya, David Moyes. Sejak saat itu Man United kehilangan tajinya, tim dengan pencapaian yang luar biasa serasa menjelma menjadi tim medioker, rekor demi rekor terpecahkan, tentu bukan rekor kemenangan. Belum genap satu musim Moyes lengser dari kursi kepelatihan Man United, Louis Van Gaal datang ke Old Trafford, harapan Man United dan penggemar sangat tinggi, dibarengi dengan belanja pemain yang sangat jorjoran.



(sumber gambar dari reuters)

Namun yang terjadi ialah Man United bermain tak sebagus yang diperkirakan, malah lebih buruk dari pencapaian Moyes. Boring-boring Man United…ucap seorang penggemar, baik melalui ucapan satir atau postingan di media sosial. Sepak bola modern adalah sepak bola instan, membangun tim dengan bergelimpang pemain bintang, tentu dengan suntikan dana dari para spekulan kaya, kemudian jadilah tim yang hebat, tidak perlu berfilsafat dalam sepak bola. Ah…mungkin ini sebuah tim parodi.


Statistik Man United (sumber dari Opta)
General
Defence
Distribution
Attack
Average Possession : 61%
Goals conceded : 37
Passing Accuracy : 85.1%
Total Shots (exc. blocked shots) : 368
Duels Won : 51.1%
Clean Sheets : 11
% of Passes Long : 13.9%
Shooting Accuracy (%) : 48.9%
Aerial duels won : 50.5%
Clearances : 1,118
Total Crosses : 727
Goals from Inside the Box : 55
Offsides :87
Tackles : 739
Successful crosses : 147
Goals from Outside the Box : 7

Blocks : 96

Goals from Direct Free Kicks : 2

Tackles Won : 74.15%



Ada tiga hal yang penting menurut saya, tentang filosofi Van Gaal :
Pertama, Van Gaal beraliran total football, dengan formasi 4-3-3 adalah pakemnya, yang juga menjadi dasar filosofi sepak bola ala Van Gaal. Namun yang terjadi malah Van Gaal sering kali bergonta-ganti formasi, ia seringkali bersepekulasi dengan pakemnya sendiri, dan diperparah dengan badai cidera para pemain Man united, beruntung Man United masih mempunyai penjaga gawang nomor wahid.

Kedua, Van Gaal paham betul dengan karakteristik para pemainnya, sejatinya ia suka dengan pemain yang multi fungsional. Ia tidak suka gaya permianan yang hanya menunggu bola kemudian mencetak gol, contohnya Javier Hernández, meskipun ia punya kemampuan penempatan diri yang sangat baik, Van Gaal tetap mendepaknya. Adnan Januzaj yang digadang-gadang menjadi pemain masadepan pun juga terbuang, Van Gaal tidak suka pemain egois. Sempat membuat panas para macunian, Danny Welbeck pun juga terdepak. Radamel Falcao, Di Maria, Robin van Persie juga ditendang.

Ketiga, sisi positifnya adalah beberapa pemain terpupuk karakternya, Chris Smalling bermain cukup gemilang, Marouane Fellaini, Ashley Young, dan Antonio Valencia bermain lebih cakap dari pada musim sebelum menir belanda ini melatih. Van Gaal juga seringkali menurunkan pemain muda Man United, Tyler Blackett dan Paddy McNair sering mendapat kesempatan bermain, tentu ini mempunyai nilai yang positif bagi regenerasi pemain muda Man United.

************

“I sometimes suspect myself of being more interested in playing the game, well... than in winning’ , dari pernyataan Van Gaal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Ia ingin menyajikan sepak bola sebagai hiburan yang enak ditonton. Sebuah permainan atraktif yang menghibur, dengan penguasaan bola melalui pemain tengah sebagai porosnya, yang bertugas mengalirkan bola ke setiap lini, dan setiap lini harus bisa berperan sebagaimana mestinya. Kemudian dengan penguasaan bola tersebut, barangkali mencari celah atau menunggu lawan untuk berbuat kesalahan, kemudian terjadilah sebuah gol. Dengan kata lain, Van Gaal mempunyai hutang moril kepada penonton jika permainan timnya tidak atau kurang menghibur . 

Lalu apa gunanya bermain bagus dan menghibur namun tidak menghasilkan gol?, malah menerima kekalahan?, Kedua kalimat ini seringkali muncul dari para penggemar Man United, filosofi Van Gaal dianggap Utopis.

filosofi/fi·lo·so·fi/ n filsafat (sumber http://kbbi.web.id)  

Banarkah Van Gaal berfilosofi? kita anggap itu adalah benar, bisa jadi ia seorang filsuf. Kita umpakan filsuf adalah seorang dirgen atau konduktor pada sebuah pertuntujukan konser musik orkestra, seorang konduktor yang mempunyai arasemen musik, ia merupakan pendengar yang sangat baik, ia juga seorang pemberi aba-aba melalui gerakan ekpresinya. Tugas utamanya adalah memastikan kapan harpa berbunyi, biola, selanjutnya disusul dengan suara cello yang merdu, kemudian masuknya suara simbal dan maracas, kemudian garpu tala, suara saxophone juga clarinet dan masih banyak lagi bunyi-bunyian harus digabungkan, sehingga tercipta sebuah harmoni, selaras dan nyaman untuk dinikmati.

Berfilsafat juga tentang rendah diri, tidak semua hal yang ada dalam semesta ini harus dimengerti. Ia juga berarti mengoreksi diri, tentang keberanian untuk berterus terang, seberapa banyak wawasan yang didapat. Berfilsafat adalah tentang tanggung jawab terhadap konsep atau sistem yang telah kita buat, jika tidak ia hanyalah keponggahan belaka.

"The most important thing is my philosophy and when you stick by your philosophy you can do that because every player has played in that philosophy" – Louis Van Gaal, setelah mengalahkan Liverpool.


Begitu kiranya filosofi sepak bola Van Gaal, tim yang telah menghabiskan kurang lebih 200 juta paun ini tak bisa berbuat banyak, badai cidera kemungkinan juga menjadi faktor penghalang dalam filosofinya. Jadi kapan Louis Van Gaal berteriak ""Eureka!!!!"



Monday, November 9, 2015

Rintik Hujan #1


     Kabut putih dan gemercik hujan merambat pelan diantara daun-daun, tarian rintik hujan diatas aspal mulai berkurang. Langkahku tak sedikitpun terhenti, meskipun harapan untuk menemukan kedamain dengan berjalan ditrotoar yang basah dan bergenang adalah hal yang mungkin sia-sia. Tentu juga sangat berlebihan jika mencari kedamain hanya dengan berjalan diatas trotoar, namun menikmati sore selepas hujan di kota ini sungguh hal yang sangat menyenangkan, itu saja pikirku.

     Deru-deru mesin, percikan air dari roda-roda kendaraan, pekikan klakson yang tak pernah bisa sopan. Beberapa pasang rusa sedang bercinta, rusa-rusa lain tak hentinya melumat rumput basah, juga beberapa makhluk hidup lainya yang tak mau memperlihatkan batang hidungnya. Hujan sore ini tak seperti biasanya, atau barangkali aku yang lupa rasa, setelah sekian lama tak menikmati rintik hujan kota ini.

     Bocah lelaki berjalan riang, ia memunguti beberapa titik air hujan, segera aku bertanya kepadanya, apa yang kamu ambil itu ?, dengan riang ia menjawab, “sebuah pesan kak”.
Dahiku mengernyit, pesan dari siapa?, tanyaku kembali, “dari ayahku”, jawabnya. “Ayahku selalu mengirim pesan lewat rintik hujan, kadang ayahku juga bernyanyi bersama rintik hujan.” Akupun tertawa, kemudian bergumam, sejak kapan rintik hujan membawa pesan. Bocah kecil menyahut, “kakak akan segera tahu.”

     Hujan sudah reda setengah jam yang lalu, namun rintiknya belum juga pudar, ia terus berjatuhan, yang lain berganti embun. Segera kutinggalkan bocah kecil tadi, aku bergegas melewati trotoar hutan ditengah kota, cerita  soal rintik hujan yang membawa pesan dari langit sudah sering aku dengar di kota ini. Namun aku tak pernah sedikitpun menggubrisnya, yaa..biasa saja, yang aku tahu kota ini punya magnet, kamu tak akan pernah bisa benar-benar pergi dari kota ini, meskipun ragamu kelangit sekalipun, hatimu akan tetap tinggal di kota ini.

     Hari ini aku memakai jaket tebal yang berbahan parasut, hujan di kota ini bisa turun kapan saja, selain jaket berbahan parasut, setidaknya payung harus selalu kamu bawa. Dari kejauhan seorang nenek tua dengan tubuh kuyup memunguti rintik hujan, sesekali ia berlari ketengah jalanan beraspal. Nenek ini sudah gila rupanya, pikirku.

     Hei nenek, apa yang kamu lakukan disitu, janganlah kamu ditengah jalan, teriakku. Ia segera menjawab, “aku memungut pesan dari suamiku”. suami macam apa itu, mengrim pesan ditengah jalan raya, umpatku. Tak lama kemudian, nenek tua tadi berjalan menuju tempatku berdiri, ia segera menepuk pundakku, dengan nafas yang mulai jarang ia berkata, “aku tak boleh sekalipun melewatkan pesan dari suamiku, sudah cukup lama ia tak mengirim pesan untukku. Sejak ia mati hanya beberapa waktu ia mengirim pesan untukku, kali ini tak akan aku sia-siakan.” Kalau boleh tahu, pesan apa yang nenek dapatkan? yang kulihat hanya rintik hujan terpental diatas aspal, lalu nenek punguti, kemudian nenek tersenyum melihat telapak tangan nenek sendiri. “Suamiku rindu denganku”, nenek tua itu menjawab.

     Aku semakin tak mengerti dengan hujan di kota ini, pikiranku mulai tidak karuan, segera aku rogoh kantong celanaku, sebatang rokok mungkin bisa menenangkanku. Tidak semudah itu rupanya, pikiranku terus meracau, dalam benakku apa yang terjadi kepada bocah kecil dan nenek tua tadi, rupanya waktu tidak melulu bisa melupakan, ketidakpedulian berperan besar dalam hal melupakan. Lalu sejak kapan rintik hujan kota ini merdu, sejak kita berimajinasi bahwa rintik hujan adalah gelombang suara yang bersenandung.

    Belum juga rokok dijariku habis kuhisap, mataku terus disajikan pemandangan yang sangat ganjil, setiap orang yang aku jumpai selalu tersenyum dengan raut wajah penuh tangisan bahagia, saat melihat telapak tangan mereka, rupanya hal yang sama, rintik hujan yang berjatuhan dari langit membawa pesan untuk mereka.

……mungkinkah ia mengirim pesan untukku, genap tiga tahun ia pergi.  

Sunday, October 25, 2015

Saturday, September 5, 2015

Keretamu tiba pukul 08.54, mari aku antar sampai peron.

Kepergian adalah suatu hal yang benar-benar niscaya untuk dapat dimengerti, sekiranya kepergian menjadi bagian dari kehidupan yang tidak akan terelakan, meskipun saya berharap lebih dari sekedar itu. Kepergian bukan hanya menghilang meninggalkan bekas-bekas dalam ingatan lalu hanyut ke dasar laut, kepergian bukan pula kesunyian diantara gesekan daun-daun bambu yang terkoyak angin.
Kenyataan yang sudah seperti sedulur papat limo pancer kakang kawah adi ari-ari, kali ini ia urung berpihak, saya benar-benar dihadapi dengan kepergian.
****
Saat Ia terpuruk dalam geger sejarah negeri ini, Ia bergegas bangkit, saat Ia tertindas, Ia tak kenal rasa takut, meski Ia hanya terpatung.
Seumpama kamu pernah mengenalnya, kamu tidak akan pernah dibiarkan menggigil kedinginan di bawah guyuran hujan. Ia akan membuatkanmu gubuk kecil dari rajutan jerami, Ia akan menyuguhkanmu singkong bakar yang empuk, juga seduhan teh panas dengan gelas yang dipenuhi kepulan asap dengan wangi melati. Barangkali Ia juga akan menghiburmu dengan tembang macapat atau malah Ia akan mendongengkanmu cerita wayang atau nawang wulan sampai kamu terlelap tidur.
Pada musim kemarau, saat sinar matahari meretakan seluruh permukaan tanah pesawahan, Ia tidak akan membiarkan itu terjadi pada ubun-ubun kepalamu. Dengan suka rela, Ia menyerahkan capingnya kepadamu. Jangan pernah kaget jika Ia akan menghilang, sejenak Ia akan muncul kembali dengan membawa obat mujarab yang segera meredakan dahagamu.
Jangan pernah takut denganya, Ia memang seperti seorang bisu yang gemar bernyanyi, Ia tidak akan pernah menggurui dengan kata-kata bijaksana, Ia juga tidak akan pernah bersumpah serapah kepadamu, kamu hanya disarankan untuk berpikir, berpikir dan berpikir.
Oh iya, jangan pernah kamu meminta sesuatu yang tak bisa Ia lakukan, Ia akan sedih sejadi-jadinya, jika Ia tidak bisa mengabulkan permintaanmu, Ia arca yang bisa mengeluarkan air mata.
Perihal kesederhanaan, kemurahan hati, teposliro, menghormati hidup, dan Sangkan Paraning Dumadhi, Ia adalah panutanku.
Ia terlahir disaat negeri ini masih menjadi budak seorang ratu Belanda, Ia tumbuh menuju remaja saat tentara Jepang tiba. Jangan pernah bercerita perkara kesukaran hidup dengannya, karena hanya senyuman kecut yang akan kamu terima. Ia pernah kehilangan haknya sebagai manusia utuh di negeri ini, Ia juga pernah menjadi budak oleh bangsanya sendiri, setidaknya beberapa dekade saat era orba berkuasa.
Saya bangga sekali dengannya, bangga pernah digendong melewati pematang-pematang sawah, bangga pernah menaiki alat pembajak sawah luku dan garu miliknya, bangga pernah berenang di kali dengan kerbau-kerbau kesayangannya, bangga pernah diajak menari diantara hamparan padi hijau yang segera menguning, bangga pernah mendengar tembang macapat dan dongeng darinya. Dan sudah barang tentu, saya bangga menjadi bagian hidupnya. Mungkin jika diadu, semua lelaki di kolong langit manapun tidak akan bisa menandingi kemurahan hatinya, dan barangkali Ia adalah titisan Bathara Bayu.
****
Yang menakutkan dalam hidup ini adalah menjadi tua, ingatan dan tubuh yang termakan waktu. Wajah patung yang selama ini mengeras, mendadak luluh dalam pertarungannya, detik-detik kepergiannya yang mengingatkanku, bahwasannya manusia memang harus menangis.


Kereta menjemputnya jumat pagi pukul 08.54, Ia adalah Bapakku….aku yang dengan pongah melawan “kepergian” akhirnya tumbang dan kalah. Dan kepergian adalah kerabat bagi kesunyian, yang selakyaknya harus diakrabi.
Selamat jalan Bapak, semoga perjalanan kereta Bapak penuh dengan ketenangan dan kedamaian. Jangan pernah khawatir, cerita tentang Bapak, tentang tembang-tembang dan dongeng Bapak akan aku wariskan ke anak dan cucuku kelak.
Barangkali kita akan bertemu di suatu stasiun, Bapak menikmati teh panas dengan wangi melati, lintingan tembakau dan cengkih kesukaan Bapak, lalu aku akan duduk disamping Bapak, mendengarkan tembang macapat “Bapak Pocung” kesukaanku.


Terimakasih Bapak, dari anakmu yang terlewat daif… Maafkan aku.

Sunday, June 21, 2015

Perigi



Bolehkah kita menyeka air mata barang sejenak?, air mata yang sudah mengering,  seperti perigi di musim kemarau yang panjang.


Tentang harapan yang tanpa basa-basi, ia terlahir dari kelakar yang bijaksana, ia tumbuh dari realitas-realitas yang ada, namun di balik kata "yasudah" ada “harapan” yang tak pernah sampai, “harapan” yang berhenti di tengah jalan.


Barangkali ia adalah buah kesombongan di balik kata tegar, barangkali ia kepura-puraan belaka, melelahkan bukan?


Hidup memang menuntut untuk berjalan maju, tanpa embel-embel masa lalu, karena masa kini adalah buah dari keputusan masa lalu. Penyesalan hanya akan membuatmu kerdil, teruslah yakin dengan “harapan”, ia adalah sumbu sekaligus api kehidupan.


*Jadi apa yang kamu harapkan dari perigi yang kian mengering itu?

Biarkan ia seperti adanya, “harapan” yang mengekang adalah penjajahan.


[“ganti kata “harapan” dengan kata “cinta”]

Sunday, May 3, 2015

[.....]

PEMBERIAN TAHU

Bukan maksudku mau berbagi nasib,
nasib adalah kesunyian masing-masing.
Kupilih kau dari yang banyak, tapi
sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring.

Aku pernah ingin benar padamu,
Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali,
Kita berpeluk ciuman tidak jemu,
Rasa tak sanggup kau kulepaskan,

Jangan satukan hidupmu dengan hidupku,
Aku memang tidak bisa lama bersama
Ini juga kutulis di kapal, di laut tidak bernama!


Chairil Anwar - 1946

Monday, April 27, 2015

Beberapa Film Bertema Psikologi



            Tidak seperti biasanya, dini hari ini koneksi internet hp saya terasa lancar, terbukti ketika membuka moments path semua postingan saya langsung terlihat. Scroll terus menerus ke bawah, dari tertawa yang membuncah hingga ekspresi saya yang mengernyit, namun ada perasaan tanya yang mengganggu saya “ooh dear… hal-hal begini saja saya pemerkan?”, dewasa ini Media Sosial menjadi faktor penting perihal meningkatnya Narsisisme seseorang. Saya tidak perlu panjang lebar menyoal media sosial, apa yang saya pamerkan(share) di media sosial belum tentu berguna bagi orang lain atau malah dianggap sampah dan begitu pun sebaliknya.

Sampai pada akhirnya ibu jari berhenti pada moment “watching : Good Will Hunting”. Sebuah film yang bercerita seorang jenius berprofesi sebagai cleaning service, Matt Damon yang berperan sebagai Will, juga seorang pengidap gangguan mental, Will sebagai pribadian yang sangat introvert, tidak gampang menaruh percaya kepada orang lain.

Banyak adegan-adegan epik, saat konselor yang diperankan oleh Robin Williams, melakukan pendekatan secara humanis. Sebagai fasilitator yang dituntut jujur, terbuka, tulus dan penuh empati. Yang pada akhirnya Will terbebas dari rasa marah masa lalunya, Will serasa di telanjangi kehidupaanya, dan bahwasanya apapun yang terjadi didalam hidup, asa harus tetap membara.  
**
Dan berikut beberapa film drama yang bertema Psikolgi, tentu saja sebagian saya tonton di situs yang seharusnya illegal, karena semakin susah mencari rental dvd :p


1. A Beautiful Mind (2001)



Empat belas tahun yang lalu film ini release, saya nonton film ini empat tahun kemudian. John Nash seorang penderita Schizophrenia akut, seorang jenius, pencipta teori ekonomi kontemporer. Adegan paling saya suka adalah saat Nash menulis rumus pada jendela kaca, lalu terciptalah konsep teori ekonomi keseimbangan, sehingga ia mendapat gelar doctor. Nash hidup dalam halusinasi dan mengalami ketakutan yang teramat sangat, beruntung ia memiliki istri yang begitu sabar, Alicia Nash bsangat setia dan bersemangat dalam mendampingi suaminya.


Skizofrenia adalah ganngguan kejiwaan yang disebabkan oleh kelainan kimiawi pada otak, yang mengganggu fungsi sistemik dan impuls syaraf otak. Pederita umumnya mengalami halusinasi baik secara visual, pendengaran ataupun ingatan-ingatan masa lalu, delusi akut, penyendiri dan susah atau tidak bisa dikontrol.


Tonton juga The Soloist (2009) 




2. Silver Linings Playbook (2012)



“Every Cloud Has a Silver Lining" Sebuah idiom yang sering di pakai untuk menyemangati seseorang, benar film ini berkisah seorang penderita Bipolar Disoder yang di perankan oleh Bradley Cooper sebagai Patrick Solitano Jr, yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa. Film ini juga berkisah tentang hubungan seorang ayah penderita OCD, emosi keduanya yang kerap meledak-ledak membuat pertikaian-pertikaian tak terhindarkan. 

Pada sebuah scene dimana Patrick Jr mencari kaset video pernikahannya, dan ia tak bisa menemukan kaset tersebut, ia lalu berteriak-teriak dan terjadi pertikaian antara Patrick Jr dan Pat Sr(Ayahnya) sehingga para tetangga terbangun dari istirahat malamnya. Cerita film ini tidak begitu berbelit, bersub-plot dan mudah di tebak, yang menjadikan film ini menarik adalah karakter-karakter tokoh yang memiliki gangguan psikologis, apalagi disertai dengan dialog yang absurd namun cerdas. 

Nah.. frasa diatas menggambarkan film ini, yaitu pada setiap kondisi yang sesulit apapun, pasti akan muncul secercah kebahagiaan setelahnya. Saat Patrick Jr bertemu dengan Tiffany yang di perankan Jennifer Lawrence , perempuan yang juga mengalami gangguan psikologis.


Bipolar Disorder adalah gangguan secara kimiawi pada sistem syaraf otak yang mempengaruhi suasana hati, depresi akut. Penderita gangguan kejiwaan ini bisa mengakibatkan rusaknya hubungan sosial , karena emosi yang naik turun.

Tonton juga The Hours (2002)


3.  Talented Mr Ripley (1999)


Salah satu film dari aktor favorit saya, Matt Damon berperan sebagai Tom Ripley, meskipun banyak plot twist yang mengejutkan, tetapi film ini sangat sederhana dan mudah untuk di ikuti. Kebohongan demi kebohongan yang dimainkan oleh Riplye sangat apik, ia membunuh seorang milyader, Dickie Greenleaf (Jude Law), lalu Ripley berpura-pura menjadi Dickie, Ripley juga membohongi dan membuat gempar kepolisian Italy.


Psikopat adalah sakit kejiwaaan, umumnya penderita mengalami narcistis dan seorang psikopat juga sangat pandai dalam memanipulasi emosi korban.

Tonton juga : The Silent Of The Lamb (1991), Basic Instinct (1992),  Hide and seek(2005)



4. The Aviator (2004)


Seorang jenius yang menderita gangguan kejiwaan, Howard Hughes diperankan oleh Leonardo Di Caprio, seorang pengusaha yang bergerak dalam bisnis penerbangan, mempunyai kebiasaan selalu mencuci tangan seusai melakukan kegiatan apapun. Ia juga selalu mengenakan sarung tangan dan menghindar untuk kontak langsung dengan orang lain.


Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah gangguan otak dan perilaku, mengalami kecemasan yang akut. cirri-cirinya selalu resah, melakukan hal-hal yang berulang-ulang, menyebabkan distress yang berlebihan.

Tonton Juga : Conspiracy Theory (1997), As Good As It Gets (1997)



5. Fight Club (1999)


Film dengan sinematografi yang unik, menyoroti kaum marjinal, kaum kumuh dan keras.  Film ini di tutup dengan twist ending yang membuat kita untuk mau tidak mau harus kembali lagi ke awal film, bahwasanya kita perlu menelaah lagi setiap adegan-adegan dalam film ini, yaitu sang narrator dan Durden adalah orang yang sama.

Tyler Durden diperankan oleh Brad Pit, seorang penderita imsomniac akut, untuk mengurangi penyakitnya ia bergabung dalam klub yang berisikan orang-orang penderita gangguan penyakit tertentu.


Multiple Personality Disorder adalah gangguan kejiwaan yang mengakibatkan terbentuknya beberapa kepribadian. Penderita mengalami distorsi waktu, imsomniac akut, penderita merasakan kehidupan lain pada tubuhnya.

Tonton juga : Secret Window (2004), The Machinist (2004)



6. Forrest Gump (1994)


Sejak kecil Forrest Gump sudah di kategorikan sebagai anak yang “lambat” dan tidak berubah di masa dewasa, meskipun begitu ia memiliki kemampuan yang orang biasa (kebanyakan orang pada umumnya) tidak punya, seperti ia terus berlari mengelilingi Amerika Serikat selama tiga setengah tahun dan tak mengenal letih, hanya untuk mencari perempuan bernama Jenny. XD

Film ini mengajarkan banyak hal, dari sejarah sampai dengan budaya. Tentang persahabtan, kesetiaan, loyalitas, cinta, harapan, bahkan kematian, semua di kemas apik, dari tawa haru sampai dengan tangis pilu.

       "You died on a Saturday morning, and I had you placed here, under our tree. And I had that house of your father's bulldozed to the ground. Mama always said dying was a part of life. I sure wish it wasn't. Little Forrest, he's doing just fine. 'Bout to start school again soon. I make his breakfast, lunch, and dinner every day. Teaching him how to play ping-pong. He's really good. We fish a lot. And every night we read a book--and he's so smart Jenny. You'd be so proud of him. I am. He, uh, wrote you a letter, but he says I can't read it, I'm not supposed to, so I'll just leave it here for you. Jenny, I don't know if Mama's right or if its Lieutenant Dan. I don't know if we each have a destiny or if we're all floating around accidental, like on a breeze. But I think maybe its both, maybe both is happening at the same time. I miss you, Jenny. If there's anything you need, I won't be far away." - Forrest

Mental Retardation : adalah gangguan keterbelakangan mental

Tonton juga : I Am Sam (2001)

Beberapa film yang bertemakan Psikologi :

Awakenings (1990),The Shawshank Redemption (1994), Memento (2000), K-Pax (2001), Mulholland Dr. (2001), City of God (2002), The Bourne Trilogy (2002-2007), Identity (2003), Crash (2004), The Butterfly Effect (2004), Black Swan (2010), 50 First Dates (2004), Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004), Cinderella Man (2005), Pursuit Of Happiness (2006).

Sumber : wikipedia
Photo diambil dari google image

Sunday, April 19, 2015

Supri dan Cincin Batu Akik Embahnya Supri


         Jika kita menonton sebuah film, cerita Supri ini termasuk “open ending”, yang mana penonton sendirilah yang memutuskan akhir cerita, tergantung imajinasi dan daya nalar penonton sendiri.

Cerita sebelumnya :

Supri akhirnya move on dan sadar, berharap Evi putus dari pacarnya adalah pekerjaan yang sungguh sia-sia, sama saja menunggu lebaran monyet dibikin hari libur/tanggal merah oleh pemerintah. Evi yang sudah usang di mata Supri, saya kira cerita ini bakalan berakhir tragis, akan tetapi Semesta berkata lain, Supri menjungkir balikan keadaan, yang tadinya suram, rumit dan pelik ternyata berubah hanya dengan hitungan  minggu, tepatnya setelah Supri pulang dari tanah kelahiraanya.

((cetang-cetung)) [suara ringtone WA dan BBM dari hp Supri]
Terlihat di layar hp, pesan bbm dari mbak-mbak BRI, “sabtu besok kamu jadi ke Like Earth kan?”

((cetang-cetung 2))
wa dari mbak-mbak dealer Toyota : “sup…weekend ini kita jadi nontonkan, filmnya bagus lhoo”

((cetang-cetung 3))
 wa dari mbak-mbak Mega Syariah : “mz… jangan lupa lhoo, nanti sepulang kerja, kita diner”

((cetang-cetung 4))
bbm dari perempuan yang telah di php-in Supri selama ribuan tahun : “supri…”  

**entah kenapa, pesan keempat tadi terdengar lirih dan menyayat. Kalian tahukan, PHP atau bahasa enggresnya “the giver of false hope” adalah kejahatan paling kejam nomor dua setelah nyolong kotak amal masjid.

Rentetan pesan yang ada didalam hp pintar Supri terjadi kurang dari 2 menit, Supri yang sekarang jumawa…HIH. Eitss.. baru 2 menit 4 detik, hp Supri bersuara kembali:

((cetang-cetung 5)) sebuah pesan pendek : “le kamu jangan lupa sholat yaa, doa Ibu menyertaimu nak”.
Oh ternyata pesan dari ibunda Supri.*sungkem ke Ibu*


****

[sebuah pesan wa dikirim oleh Supri, kepada mbak-mbak yang belum jelas siapa-siapanya]
Sejatinya… kita adalah sepasang trauma penuh luka,kita berusaha saling menyembuhkan. dan untuk kali ini Tuhan tidak lagi bercanda,Ia mempertemukan kita dalam misteri yang kita sebut cinta.-  untuk sebuah harapan 

Alam Semesta menyaksikan betapa biadabnya Supri, 4 pesan mbak-mbak yang sedari tadi menunggu balasan diabaikan. Ia malah asik berpuisi ria dengan mbak-mbak…wait… mbak-mbak mana lagi ini Supri??? Kok gua kagak tahu?? Shiiiiteeeee!!!


****
Beberapa minggu sebelumnya, Supri mendarat di kota kelahirannya.
Duduk seorang kakek yang sedang asik meniup dan menggosok-gosok cincin batu akik, tak sedikitpun di perhatikannya kedatangan Supri, ia dianggap sesosok jin yang sedang numpang lewat.

Supri : ehem [Supri berdeham]
Supri : ehem ehem
Supri : [10 kali berdeham, baru kakek tersebut bersuara]
Mbahnya Supri : “anak jaman sekarang, bukannya kulonuwun, malah pura-pura batuk.” gimana kerjaan dan kulihmu le?, Tanya mbahnya.

Supri :  lancar mbah, wong cucumu ini bintang kelas.
Mbahnya Supri : wooo yoo syukur le, tapi klo soal asmara?? [tanpa tedeng aling-aling, mbahnya Supri langsung berkelakar]

Supri : woooasemmik…[dalam hati, kenyataanya Supri hanya seyum kecut]
Mbahnya Supri : sini le, aku punya sesuatu buat kamu, nih… cincin batu akik pengasih buat kamu, namanya batu akik apel malang, soal kasiat jangan ditanya…Ampuh!!!.
Batu akik ini hanya ada di Malang saja, ndak ada di daerah lain, batu akik ini berasal dari muntahan gunung Arjuno ribuan tahun silam. Kamu tahukan sifat Arjuno, Arjuno itu gagah, pendiam, teliti, berani dan gemar melindungi kaum yang lemah.

Supri : laaah mbah, apa hubungannya dengan pengasih?
Mbahnya Supri : kamu ini, dengar dulu kalo mbah lagi ngomong.
Supri : [terkekeh]

Mbahnya Supri :  gini saja…karena anak muda jaman sekarang maunya serba instan, yaa langsung aku kasih tahu kasiat cicin batu akik apel Malang ini. Jadi… pengasihan hanya kata lain, intinya kalau kamu punya sifat seperti Arjuno, niscaya seribu dewi drupradi pun bakal bertekuk lutut. Tapi ingat, batu ini punya pantangan. Saat kamu kekamar mandi, batu ini jangan di bawa, apalagi dibawa mandi bareng. Selain pantangan, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan secara giat, yaitu berdoa dan berusaha.
Supri : [dalam hati : yaelah mbah, dari jaman nenek moyang negeri ini nyembah batu sampai nyembah yang nggak keliatan…semua juga tahu itu, gua kira cicin itu bertuah…HIH] inggih mbah.


****
Hati Supri sempat berkecamuk, ia  setengah tidak percaya akan kasiat cicin itu, namun berkat cincin tersebut, beberapa mbak-mbak nempel seperti koreng yang tak kunjung kering. Celakanya ada satu hal yang Supri lupakan, bahwasanya cincin tersebut tidak boleh di gunakan sembarangan. Tetapi pada kenyataannya Supri mengoleksi mbak-mbak dealer, mbak-mbak kartu kredit dan mbak-mbak yang belum terungkap siapa-siapanya. 

Semoga kemlekatan-kemlekatan terhadap mbak-mbak tersebut berkurang, sehingga karma buruk tidak menimpa, dan Supri dijauhkan dari bala apapun.

Dari cerita njlimet diatas bisa diambil pesan moral, bahwasanya semangat yang menggebu adalah jalan untuk mewujudkan mimpi.

Supri yang sedang dilanda banyak asmara, entah ia ikut mahzab yang mana, setahu saya… mahzab Hanafi memang ndak pernah melarang mimik bir, tapi kalau mengoleksi mbak-mbak saya ndak faham. Sepertinya saya musti berguru ke bang haji rhoma, beliau faham betul pasti.

Dan yang menarik dari Supri, sekarang ia pandai sekali berpuisi, ia faham dengan sajak-sajak Sapardi Jokodamono, kutipan-kutipan Paulo Celho dan Supri juga sedang menggemari puisi cinta Nizar Qabbani, penyair kelahiran Damaskus – Suriah. Arrggh…Supri mengejawantahkan Rangga masakini… bersifat dingin dan jago nge-PHP-in mbak Cinta dari dealer-dealer sekitar Jakarta Timur, Tengah dan Selatan.

*sejujurnya, saya ada sedikit keinginan untuk mencuri batu cincin apel malang tersebut, mengingat track record Supri yang sungguh menakjubkan.


****
Seperinya kurang afdol kalau saya tak berkabar soal Tama dan Ita. Tama yang sekarang sedang giat menabung, ia semangat mengumpulkan pundi-pundi untuk bayar ketering. Sudah barang tentu dengan dukungan Ita, perempuan berhidung pinokio, perempuan yang sempat membuat Tama mencret-mencret, penyebab perut buncit Tama mendadak sixpack.

Ada hal unik yang mereka lakukan, pada setiap akhir pekan mereka giat sekali “kondangan”, mungkin sedang mengumpulkan ide dan konsep pernikahan, barangkali mereka sedang mendirikan sebuah usaha bersama.

Kita sebagai teman…. sangat senang melihat keintiman mereka, semoga prosesi “kondangan-kondangan” di tiap akhir pekan semakin mendewasakan mereka, semoga mereka tetap langgeng dan di berkati Semesta. Rameeeeeennnnn.

**Begitulah cerita setangah fiksi si Supri, dan cerita ini tidak akan tertulis jika tidak ada matakuliah statistik.

…lalu ceritamu sendiri bagaimana?
Apa’an…Suram tauu, belum juga hafal doa niat wudhu.. sudah kena talak dua aja… Hih!!  XD


***

Selamat pagi… Semesta.