Saturday, January 31, 2015

Yang Memilih Sepi



Setidaknya kita terus berjalan, tidak perlu merangkak kikuk.

Aku kira kamu menuju setapak yaitu aku, 
Ternyata beberapa setapak dengan rerumputan, bangku taman dan rimbunan bunga-bunga sedang kau tapaki.


****

Aku selalu bersanding dengan sinar,
Aku selalu gelap, meskipun binar cahaya warna-warni menyinari.
Aku mampu berlari, aku juga berjalan pelan, terkadang aku hanya diam.

Aku lihai bersembunyi,
Aku kadang di atas aspal, trotoar, ataupun di tembok-tembok.
Aku yang terlupakan, selalu riang, namun bisa saja aku jatuh sedih sejadi-jadinya.


Siapapun aku…Aku takut dengan ruang gelap, 

Perkenalkan…namaku "bayangan-bayang".

No comments:

Post a Comment