Setidaknya kita terus berjalan, tidak perlu
merangkak kikuk.
Aku kira kamu menuju setapak yaitu aku,
Ternyata beberapa setapak dengan rerumputan, bangku taman dan rimbunan bunga-bunga sedang kau tapaki.
****
Aku selalu bersanding dengan sinar,
Aku selalu gelap, meskipun binar cahaya warna-warni
menyinari.
Aku mampu berlari, aku juga berjalan pelan, terkadang
aku hanya diam.
Aku lihai bersembunyi,
Aku kadang di atas aspal, trotoar, ataupun di tembok-tembok.
Aku yang terlupakan, selalu riang, namun bisa saja
aku jatuh sedih sejadi-jadinya.
Siapapun aku…Aku takut dengan ruang gelap,
Perkenalkan…namaku "bayangan-bayang".
Perkenalkan…namaku "bayangan-bayang".
No comments:
Post a Comment